Kasus Narkoba Reza Artamevia
Berita Kriminal Artis

Fakta Mengenai Kasus Narkoba Reza Artamevia

Reza Artamevia telah di tes urine dan hasilnya positif telah menggunakan narkoba. Kejadian ini juga bukan pertama kalinya Reza Artamevia berurusan dengan polisi mengenai narkoba yang telah dilakukannya.

Di tahun 2016 diduga bahwa telah diamankan Reza di sebuah hotel pada agustus 2016 lalu, malam hari. Setelah penangkapan itupun telah dihasilkan tes urine Reza menyatakan positif dan yang ini adalah kedua kalinya dengan kasus yang sama dari pernyataan tes urine Reza.

Dinyatakan semenjak Covid ini, Reza telah menggunakan sabu selama 4 bulan karena sering di rumah saja kata salah satu anggota Polda Metro Jaya, Jakarta.

Pada saat itu telah ditangkap Reza bersama dengan Gatot Brajamusti dan istrinya. Dua orang tersebut dinyatakan tidak positif setelah tes urine melainkan hanya Reza saja yang positif narkoba.

Dan telah dinyatakan bahwa telah 4 bulan terakhir Reza Artamevia menggunakan sabu dan hal itu dijelaskan Reza karena hanya dirumah saja selama pandemi ini.

Dari hasil tersebut, polisi pun mencari bandar sabu untuk si Reza Artamevia dan hal itu telah didapatkannya bukti sabu seberat 0,78 gram saat menangkap Reza.

Reza mengatakan bahwa ia telah membeli sabu tersebut dengan harga sebesar 1,2 juta dan sabu tersebut masih di lakukan pengecekan di labfor.

Lalu, dalam kasus yang kedua ini telah ditangkaplah Reza dari laporan masyarakat mengenai transaksi narkoba Reza Artamevia dan Reza pun ditangkap di sebuah restoran pada jumat bulan September lalu.

Setelah itu dilakukan pengeledahan oleh para polisi di kediaman Reza. Ditemukanlah sabu-sabu 1 klip disertai bong dengan alat isap dan korek api digunakannya seperti menggunakan sabu pada umumnya.

Saat ini polisi masih mengejar pengedar narkoba untuk si Reza ini dan memasukkan penjual sabu Reza ke dalam daftar pencarian orang hingga saat ini masih memeriksa beberapa saksi untuk menangkap pengedar ini.

Pada saat itu didapatkan 2 saksi pengedar pada saat penangkapan dan masih dikejar oleh pihak kepolisian.

Dalam pengadilannya, Reza pun meminta maaf terhadap keluarga dan kedua anaknya agar tidak dicontoh oleh siapa pun dan hal ini dijadikan pelajaran untuk Reza terhadap dirinya.

Ia pun juga meminta maaf kepada pendukung perjalanan karir menyanyinya serta guru-gurunya yang tidak ingin mereka juga terlibat seperti Reza dan memberikan sedikit pengalaman untuk mereka yang berada di sekitar kediaman Reza.

Akibat hal ini, Reza yang telah terlibat kasus narkoba sebanyak 2 kali telah terancam hukuman penjara selama 12 tahun lamanya. Dan hal ini disertai bukti yang kuat yang dimana Reza Artamevia dibuktikan telah positif menggunakan sabu.

Serta telah diamankannya sabu sebanyak 0,78 gram dengan harga 1,2 juta yang dibeli oleh Reza Artamevia dalam kasus tersebut.

Dalam hal ini telah terancam paling singkat 4 tahun dan paling lamanya adalah 12 tahun penjara di acara konferensi pers dalam persidangan Reza Artamevia.

Namun, saat ini pihak kepolisian Polda Metro Jaya masih mencari dan memburu pengedar narkoba kepada Reza yang masih belum ditemukan walaupun sudah mendapatkan 2 saksi pengedar.

Telah diketahui bahwa pengedar tersebut berinisial F dan statusnya masih dalam daftar pencarian orang. Karena masih belum ditemukan hingga sekarang Reza pun masih terancam paling lama 12 tahun penjara atau bisa saja 4 tahun penjara dalam pasal mengenai narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *